You are here
Webinar Edukasi Pranikah Bekali Mahasiswa Kesiapan Mental dan Ketahanan Keluarga
Primary tabs

.
“Pernikahan yang tangguh tidak lahir dari pasangan yang sempurna, melainkan dari dua orang yang siap belajar, berkomunikasi, dan bertumbuh.”
Kegiatan webinar edukasi pranikah dengan tema “Edukasi Pranikah sebagai Upaya Preventif Membangun Ketahanan Keluarga pada Mahasiswa” telah dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada 15 April 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan literasi mahasiswa mengenai relasi sehat dan kesiapan sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Webinar ini diikuti oleh 38 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap isu hubungan interpersonal, kesiapan pranikah, dan ketahanan keluarga. Kegiatan berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, sesi tanya jawab, serta refleksi peserta.
Materi yang disampaikan mencakup ekspektasi dan realitas pernikahan, kesiapan mental sebelum menikah, gaya komunikasi dalam hubungan pasangan, manajemen konflik, regulasi emosi, empati, serta pengenalan red flags atau tanda-tanda hubungan tidak sehat. Melalui materi tersebut, peserta diajak memahami bahwa pernikahan tidak hanya membutuhkan kesiapan usia dan ekonomi, tetapi juga kesiapan psikologis dan keterampilan relasional yang matang.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal ini terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan yang muncul menunjukkan perhatian peserta terhadap persoalan nyata dalam hubungan, seperti cara mengelola ekspektasi, menghadapi perbedaan karakter pasangan, membangun komunikasi yang sehat, serta mengelola konflik secara dewasa.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, rata-rata pemahaman peserta meningkat dari 62,50% menjadi 97,11%. Dengan demikian, terdapat peningkatan sebesar 34,61 poin persentase. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi pranikah memberikan dampak positif terhadap pemahaman peserta mengenai kesiapan mental, komunikasi efektif, manajemen konflik, dan ketahanan keluarga.
Selain peningkatan skor rata-rata, distribusi hasil post-test juga menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berada pada kategori skor tinggi setelah mengikuti kegiatan. Sebanyak 65,79% peserta memperoleh skor 100%, sedangkan peserta lainnya memperoleh skor 95%, 90%, dan 85%. Tidak terdapat lagi peserta yang berada pada rentang skor 50% hingga 75% setelah kegiatan dilaksanakan.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu mempersiapkan diri secara lebih realistis, bertanggung jawab, dan sehat sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Edukasi pranikah juga diharapkan menjadi langkah preventif dalam membangun relasi yang sehat serta memperkuat ketahanan keluarga sejak dini.
Kegiatan serupa disarankan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas. Selain itu, kegiatan berikutnya dapat dilengkapi dengan pendampingan lanjutan atau sesi konseling singkat agar pemahaman peserta dapat diterapkan secara lebih praktis dalam kehidupan sehari-hari.
PERPUSTAKAAN
Kontak Kami
PROGRAM PASCASARJANA
Kampus Karangmalang, Yogyakarta 55281
Telp. +62274-550836 (front office), Hunting +62274-586168, Psw. 229; 285; & 367
Fax. +62274-520326
Website : http://pps.uny.ac.id
Contact Persons :
Sujarwo (081578886039)
Copyright © 2026,